Rabu, 15 Januari 2014

Ide Harus Bisa Dijalankan Minimal 20 Tahun” FI Experience oleh Hendra Suryakusuma


Hendra Suryakusuma, Founder Mitra Micro



Nama saya Hendra Suryakusuma dan saya graduate dari Founder Institute pada tanggal 9 Februari 2012, bergabung di Founder Institute merupakan salah satu masa 4 bulan yang paling produktif dalam hidup saya. Ketika saya masuk FI saya datang dengan 3 ide bisnis. Hal yang bagus dari FI adalah kami mendapat kesempatan untuk me-review ide kami dengan bantuan para mentor dan partisipan lainnya, sehingga kami yakin bahwa ide yang kami jalankan adalah yang terbaik, setelah melewati beberapa tahap, termasuk review mentor dari dalam dan juga luar negeri, akhirnya ide saya yang berkaitan dengan penyediaan IT platform untuk membantu perusahaan asuransi dalam mendesign, mendevelop dan memasarkan produk micro insurance di Indonesia terpilih menjadi ide yang layak untuk dilanjutkan di dalam program.

Tantangan terbesar dalam mengikuti Founders Institute adalah bagaimana menyeimbangkan rutinitas kerja sehari hari dan juga menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan oleh FI. Saya bekerja sebagai Chief Marketing Officer dari Elitery.com, data center tier 4 pertama di Indonesia, di perusahaan ini selain saya bertanggung jawab untuk memenuhi target penjualan, membuat SOP untuk team, membuat strategi marketing yg terintegrasi juga memperkuat network dan relationship dengan client dan potential clients.

Selain harus memenuhi pekerjaan saya sehari-hari di Elitery, saat saya bergabung di FI, beban saya bertambah dengan sangat signifikan, banyak sekali assignments, meetings yang harus dikerjakan dengan deadline yang sangat ketat. Untung saja saat itu di Elitery saya baru memenangkan project major dan juga sudah lulus revie ISO 9001:2008 sehingga saya bisa sedikit mendapatkan waktu untuk bisa memenuhi kewajiban-kewajiban dalam Founder Institute.

Di Founder Institute, kami mendapat mentor-mentor hebat, misalnya Adeo Ressi, founder Thefunded.com, Andy Zain, Gabe Zichermann, Peter Vesterbacka,Toto Sugiri, Takeshi Ebihara, Eka Ginting, Dian Noeh Abubakar, Nanda Ivens, Izak Jenie etc . Yang mengejutkan saya adalah banyak dari mentor ini yang begitu tulus menyediakan waktunya untuk mendiskusikan ide bisnis saya, sesuatu hal yang di awal program saya agak “skeptical” knowing banyak dari para mentor ini adalah leaders di companynya dengan jadwal yang sangat sibuk.

Sumber : Starupbisnis

Selasa, 29 Oktober 2013

10 Tanda apakah anda seorang Entrepreneur Sejati



Berikut ini adalah 10 ciri-ciri seorang seorang entrepreneur yang dikumpulkan dari berbagai sumber. 

1.Selalu mencari peluang. 

Ini adalah suatu definisi awal tentang seorang entrepreneur. Setiap masalah yang Anda rasakan, lihat, dengar adalah sebuah peluang.

2.Siapkah Anda bekerja sepanjang waktu, setiap hari, dan waktu yang tidak bisa ditentukan? 

Seorang enrepreneur bekerja bukan 9 – 5, terkadang 9 – 9 , bahkan 9 – 2.

3.Kesehatan yang baik

 Anda tidak dapat menjawab “Ya” pada nomor 2 diatas, sebelum Anda diberikan kesehatan dan disiplin sepanjang waktu.

4.Anda memilik jasa atau produk yang unik?

Kebanyakan entrepreneur memiliki segudang ide, dan kebanyakan belum dipikirkan orang lain. Namun mengalami dilema tidak tahu mana yang harus dipilih. Triknya adalah mencari satu ide yang benar-benar menjanjikan dan memiliki disiplin untuk tidak memilih ide yang lain.

5.Apakah Anda mau melakukan pengorbanan saat ini untuk kesuksesan jangka panjang?

Jangan heran ketika orang-orang di sekitar Anda mulai bertanya “apa kamu masih waras?” karena mereka melihat kehidupan Anda tidak seperti orang normal, jam kerja tidak teratur, mereka mungkin benar, tetapi Anda tahu bahwa Anda melakukannya untuk kesuksesan jangka panjang.

6.Kejujuran dan Integritas

Seringkali kita memiliki partner atau rekan kerja tanpa kontrak secara legal. Ini dikarenakan Anda harus bergerak cepat, dan pada akhirnya Anda tidak punya landasan hukum jika terjadi sesuatu. Maka, Anda harus bekerja dengan sesorang yang jujur dan memiliki integritas. Artinya, Anda sendiri mutlak harus memiliki kejujuran dan integritas tinggi..

7. Anda memiliki visi jauh ke depan, tetapi punya kemampuan untuk fokus pada apa yang Anda lakukan saat ini.

Seorang entrepreneur adalah campuran dari : seorang pemimpi, seorang yang kadangkala tidak realistis, dan punya keinginan kuat untuk mendapatkan apa yang diinginkan. Anda harus fokus pada apa yang Anda lakukan saat ini sambil melihat ’sesuatu yang besar’, serta seringkali mengabaikan istirahat. “Fokus pada apa yang Anda lakukan saat ini” adalah hal-hal rutin yang harus Anda siapkan untuk bertahan dalam dunia bisnis seperti membuat proposal, mempresentasikan project, melobi partner dan melakukan penagihan project. “Memiliki visi jauh ke depan” adalah apa yang akan Anda bangun 10 tahun dari sekarang. Kita tidak tau apa yang terjadi minggu ini, bulan depan, apalagi setahun kedepan. Waktu kedepan sama sekali kita tidak tau. Namun, kelanjutan tren jangka panjang sebenarnya dapat dilihat, walaupun waktu persisnya kita tidak tahu.

8.Percaya diri sebagai seorang entrepreneur dan bangga terhadap visi Anda.

Tunjukkanlah bahwa anda bangga terhadap visi Anda! Dengan demikian orang-orang yang percaya kepada visi Anda akan datang mendekat.

9.Disiplin

 Ini sangat erat kaitannya dengan banyak sifat di daftar ini, Anda harus disiplin dalam memperhatikan kesehatan (nomor 2), maka Anda bisa bekerja keras (nomor 3), jadi Anda bisa fokus pada satu produk atau jasa yang telah Anda pilih (nomor 4)

10. Siap untuk bilang, “Saya tidak tahu, tapi akan saya pikirkan.”


Minggu, 27 Oktober 2013

Mitos tentang jadi pengusaha



Seorang entrepreneur. Bagaimana hal itu kedengarannya bagi Anda? Mungkin Anda langsung membayangkan seorang berjas yang naik mobil mewah dan punya duit berlimpah. Menjadi seorang pengusaha memang keren. Dan kebanyakan dari Anda pastilah mengharapkan banyak ketika memutuskan akan menjadi pengusaha.

Entrepreneur menghabiskan banyak waktu untuk mengembangkan sebuah usaha mereka. Namun, kebanyakan dari mereka tidak punya cukup waktu untuk mempertanyakan bagaimana sebaiknya memulai sebuah bisnis untuk pertama kalinya.

Banyak dari pengusaha yang secara naif memulai bisnis dengan harapan-harapan yang, well, pada kenyataannya tidak sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.

Inilah 5 mitos yang secara umum selalu dipercaya seorang calon entrepreneur ketika memulai bisnisnya:

Harapan pertama : anda akan menjadi bos sendiri 

Salah satu alasan umum yang membuat orang-orang ingin memulai bisnis sendiri adalah mereka berpikir bahwa mereka bisa menjadi bos untuk mereka sendiri. Tetapi secara umum, ketika Anda memutuskan untuk bekerja sama dengan investor, Anda telah kehilangan kontrol terhadap perusahaan Anda. Secara tidak langsung, yang menjadi ‘bos’-nya adalah para investor tersebut.

Meskipun Anda tidak bekerja sama dengan investor sekalipun, pelangganlah bos yang sebenarnya. Untuk apa Anda berbisnis apabila tidak ada yang membeli, tidak ada yang menggunakan jasa Anda?

Anda harus mengakui akan lebih sedikit kebebasan yang Anda dapat dan lebih banyak tanggung jawab yang dibutuhkan ketika membangun sebuah bisnis, dibandingkan menjadi karyawan biasa.

Harapan Kedua : Anda akan mendapatkan banyak uang

Akuilah: Anda sempat berharap (atau masih berharap) bahwa Anda akan mendapatkan banyak uang dengan berbisnis dan mengembangkan bisnis tersebut. Menjadi kaya adalah tujuan dari banyak orang yang memutuskan untuk menjadi pengusaha.

Tetapi, Larry Kim, CEO dari WordStream menyadari bahwa banyak pelajaran dan nilai lebih yang ia dapatkan dari berbisnis yang berhubungan dengan uang. Salah satu aspek terpenting dari bisnis adalah jaringan dan pengalaman yang bisa Anda dapatkan selama merintis dan mengembangkan bisnis Anda, dan hal-hal tersebut jauh kaitannya dengan harta semata.

Begitu juga dengan peluang-peluang yang Anda dapatkan ketika bertemu dengan sesama pengusaha dan ide-ide gila yang Anda peroleh setelah berdiskusi dengan rekan atau relasi Anda tidak dapat pula dinilai dengan sebatas uang.

Jadi berhati-hatilah jika Anda terus menerus berorientasi kepada uang dan mengabaikan hal-hal lainnya, maka akan ada banyak kesalahan yang Anda lakukan dan akan banyak pula pelajaran berharga yang priceless dan invaluable namun Anda telah melewatkannya.

Harapan ketiga : anda akan melakukan hal hal yang anda sukai dan ahli dalam hal tersebut

Anda mungkin memulai bisnis berdasarkan passion atau minat Anda. Tetapi sejalan dengan perkembangan bisnis Anda, Anda pasti sedikit demi sedikit akan keluar dari hal-hal yang Anda kerjakan dan lebih fokus untuk menemukan seorang yang lebih pandai dan ahli dalam pekerjaan yang sebenarnya bisa Anda selesaikan.

Simpan kembali pikiran bahwa hobi yang menyenangkan atau pekerjaan kesukaan Anda dapat dengan mudah menjadi pekerjaan yang akan Anda temui secara full-time dan dalam jangka waktu yang lama.

Pada akhirnya, aspek yang paling penting dari pekerjaan Anda sebagai pendiri perusahaan adalah mengurangi pekerjaan yang Anda sukai tersebut. Anda akan lebih fokus untuk membangun sebuah tim yang solid dan bekerja penuh untuk mendorong dan mendukung tim tersebut.

Harapan keempat : Anda tidak akan kehilangan apapun

Larry Kim telah menemukan bahwa jauh lebih mudah untuk “terbang di bawah radar” dan menjaga tujuan dan prestasi Anda (juga kegagalan untuk mencapai tujuan tersebut) untuk diri Anda sendiri. Hal ini adalah salah satu cara untuk menghindari rasa malu dan tuduhan-tuduhan yang berasal dari berbagai macam orang.

Tetapi ketika Anda memulai bisnis sendiri, Anda harus meletakkan semua target dan hasilnya di depan umum. Kegagalan dalam tahun pertama berbisnis mencapai 80%, dan yang menyedihkan adalah, beberapa orang mungkin menginginkan Anda gagal.

Dalam hal ini, Anda akan banyak kehilangan harga diri Anda. Kuncinya adalah Anda harus tetap positif dengan mengabaikan orang-orang yang mengumpat di belakang Anda dan mengevaluasi lagi apa yang telah Anda kerjakan untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.

Harapan kelima : Mimpi besar anda akan menjadi kenyataan

Dari semua daftar harapan-harapan yang dibuat oleh Larry Kim, harapan yang satu ini adalah yang paling mendekati kenyataan. Namun, pada mulanya Larry sangat meremehkan betapa mengagumkan ketika perusahaannya mulai tumbuh dari waktu ke waktu dan melihat mimpinya sedikit demi sedikit menjadi kenyataan.

Hal-hal seperti mendapatkan kantor pertama Anda, kemudian pindah ke kantor yang lebih besar, mendapatkan kantor yang “sebenarnya”, mengadakan pesta untuk merayakan penghargaan kantor, mendapat perhatian dari industri-industri besar, ataupun hanya seorang pelanggan yang benar-benar bahagia mendapatkan pelayanan yang mengesankan, semua itu sangat susah dideskripsikan atau digambarkan bagaimana rasanya.


Menjadi entrepreneur membutuhkan sebuah usaha besar. Seperti kata Bob Sadino,

" Yang bilang bisnis itu gampang , itu orang goblok "


Tujuan Larry disini bukanlah untuk mendukung atau menentang siapapun yang ingin memulai bisnisnya. Larry hanya ingin menantang Anda untuk berpikir lebih dalam mengenai apa yang sesungguhnya memotivasi Anda untuk menjadi pengusaha.

Sebagian besar mungkin tidak akan sesuai dengan harapan Anda, tetapi tidak menutup kemungkinan Anda akan mendapatkan lebih banyak daripada yang Anda bayangkan.

Sumber : Jaya yea

Jumat, 25 Oktober 2013

Inilah alasan kenapa harus bisnis online



Saat tulisan ini di tulis, dari 230 juta penduduk di Indonesia, 45 juta-nya sudah menggunakan internet. Baik sekedar untuk chatting, facebook, twitter, hingga mencari informasi. Tahukah anda kalau jumlah total pengguna ini sudah meningkat 100% dibandingkan 5 tahun lalu? Bahkan pemerintah menargetkan di tahun 2015, 150juta penduduk di Indonesia menggunakan Internet.

Jumlah ini berarti 40 kali lipat dari jumlah penduduk Singapura, 5 kali lipat dari jumlah penduduk di Australia, Hampir sama dengan jumlah penduduk di Jepang. Dengan singkat, ini adalah jumlah yang sangat besar. Hal ini dapat terjadi dalam 3 tahun kedepan. Dan sekarang adalah saat yang paling tepat untuk memulai pemasaran online untuk bisnis anda.

Membuat strategi bisnis tanpa menggunakan strategi pemasaran online saat ini seperti Perusahaan Kodak. Perusahaan raksasa ini tidak mengikuti perubahan dan apa yang terjadi? BANGKRUT! Strategi Online dan Offline anda harus mulai di samakan untuk mendapatkan exposure dan profit yang maksimal. Mungkin anda masih menggunakan TV, Billboard, Flyer, Exhibition, dsb sebagai cara pemasaran.

Tapi saat strategi pemasaran itu dikombinasikan dengan penggunaan Twitter, Facebook, Google, Youtube, dsb, dapat memberikan hasil yang luar biasa.Sebagai contoh, bagaimana Magnum memasarkan produk mereka di tahun 2011. Mereka menggabungkan pemasaran offline dan online secara sekaligus. Offline dengan ‘Cafe’, billboard, PR, dsb. Online dengan social media dan online advertising. Hasilnya sangat bagus.

Langkah pertama untuk memulai dapat dimulai dari Search Engine. Karena orang mencari informasi atau produk secara online. Dan mesin pertama yang akan mereka tanya adalah… Search engine seperti Google, Yahoo! atau Bing.

Bagaimana website kita muncul di halaman pertama hasil pencarian akan menempatkan bisnis anda kedalam pasar. Strategi ini di design sejak awal pembuatan website. Kenapa? Karena perubahan di kemudian hari akan lebih sulit daripada dimulai saat awal.

Dalam artikel saya selanjutnya, saya akan membahas lebih dalam mengenai membuat website yang ‘search engine friendly’

Setelah itu baru pengembangan strategi lain seperti Facebook, Twitter, Search Engine Marketing, Viral Marketing, Email Marketing. Anda harus rancang sesuai dengan kebutuhan dari bisnis anda, dan laksanakan strategi yang telah di buat.

Sumber : Starup

Kamis, 24 Oktober 2013

Sejarah Victoria secret



Siapa yang tak mengenal dengan brand populer di dunia dengan menjual berbagai pakaian dalam wanita , apakah sebagian dari kita mengetahui bisnis yang didirikan pada tahun 1977 itu siapa pemiliknya. ??

dia adalah Roy Raymond ,otak dan pendiri dari victoria secret tepatnya di san fransisco , california.
Bisnis yang awalnya karena pengalaman pribadinya. kala itu , Roy Raymond malu saat ingin membelikan pakaian dalam untuk istrinya di salah satu mall. kemudian timbulah ide pengen membuat sebuah toko khusus penyedia pakaian dalam wantia.

Roy Raymond adalah alumni Tufts University dan standford Graduate school of bussiness. Toko pertama Victoria secret ia dirikan di standford shoping center dengan modal berhutang dari bank sebesar $40,000 dan $40,000 berhutang kepada temannya . di tahun pertama pendirian victoria secret Roy mendapatkan keuntungan $50,000 dalam setahun .

Melihat kesuksesan bisnisnya , Roy pun memperluas bisnisnya. dengan membangun tiga buah toko baru dan membuat mail order catalog. namun , keganjilan dimulai pada tahun 1982 , lima tahun setelah victoria secret didirakan. saat pendapatan merek ini mendapat $6 juta , Roy malah menjualnya beserta 42 catalog dan enam buah tokonya.

Merek victoria secret beserta seluruh asetnya ia jual kepada pesaing beratnya CEO THE Limited ( Produk pakaian dalam wanita juga ) dengan harga $4 juta , sebagian orang menganggap keputusan roy sangat gegabah , namun ia tetap tak peduli dan membuat bisnis pakaian baru .

Akhirnya , di tahun 1984 , Roy membuat bisnis Bernama My child's destiny, yang mengeluarkan produk pakaian anak - anak. Tapi ini berbeda langsung dengan Victoria secret yang baru berjalan bisa langsung sukses , My child's destiny justru bangkrut di tahun ke 2 . Roy pun terlilit hutang pada negara sebesar $77,000.

Lantaran Frustasi , Roy mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri dengan melompat dari atas jembatan Golden Gate di san Fransisco di usia 47 tahun . sebuah kisah yang sangat tragis dari seseorang yang berbisnis berhasil dengan "out of the box "

Padahal , di tahun 1984 saat Roy sedang merintis Bisnis My child's destiny , Pemilik victoria secret yang baru sedang berjaya . Saham victoria saham victoria saat itu bernilai $500 juta dan masih merajai bisnis retail pakaian dalam wanita terbesar hingga sampai saat ini.

Produk Victoria secret selalu dinantikan seluruh wanita dunia , tak henti sampai disitu , victoria secret yang berpusat di Amerika terus berekspansi ke luar negeri. seperti spanyol , Kanada , timur tengah , Karabia , polandia dan inggris.

Ternyata , ada kisah tragis dibalik kesuksesan merek retail pakaian dalam wanita terbesar di dunia ini.
ada beberapa pelajaran yang bisa kita ambil. bahwa di dunia bisnis, menyukai tantangan itu perlu , namun jangan lupa memperhitungkan resiko atas tindakan kita. Gegabah mengambil keputusan , sama saja siap menghadapi kebangkrutan.

Sumber : Yubi




 

© 2013 Tips Bisnis online , Toko online dan social mediaJURAGAN TEMPLATE

Back To Top